Tanam benang menjadi treatment kecantikan yang bisa Anda pilih apabila ingin kulit wajah jadi lebih kencang.
Namun, terdapat efek samping tanam benang yang perlu Anda perhatikan. Mulai dari reaksi alergi, infeksi, hingga pendarahan.
Selain itu, terdapat pula pantangan setelah tanam benang wajah dan hidung yang harus Anda patuhi agar hasil yang Anda dapatkan maksimal.
Untuk lebih lengkapnya, mari simak artikel ini agar Anda paham mengenai tanam benang serta cara kerja, efek samping, hingga pantangannya.
Baca Juga: MAU TANAM BENANG WAJAH? INI PROSEDUR HINGGA EFEK SAMPING!
Apa itu Tanam Benang
Tanam benang adalah prosedur estetika dengan memasukkan benang medis khusus ke dalam lapisan kulit untuk membantu mengencangkan area tertentu pada wajah atau hidung.
Tujuan utama tindakan ini adalah memberikan efek lifting sekaligus merangsang pembentukan kolagen secara bertahap.
Karena respons kulit setiap orang bisa berbeda, hasil dan proses pemulihan dapat bervariasi tergantung kondisi kulit dan teknik yang digunakan oleh dokter.
Penjelasan umum mengenai prinsip perawatan dan pantangan setelah berbagai treatment kecantikan dibahas lebih lengkap dalam panduan utama berikut:
Pantangan & Perawatan Setelah Treatment Wajah
Cara Kerja dan Prosedur Tanam Benang Wajah & Hidung
Tanam benang dapat dilakukan di beberapa area wajah, termasuk hidung, sesuai kebutuhan dan evaluasi dokter.
Pada prosedur tanam benang hidung, dokter umumnya memberikan anestesi lokal agar pasien tetap nyaman.
Benang kemudian dimasukkan menggunakan jarum atau kanula tipis dan ditempatkan pada area tertentu untuk membantu membentuk kontur.
Jenis benang dan teknik penanaman dapat berbeda, tergantung tujuan perawatan dan kondisi jaringan kulit pasien. Prosedur ini biasanya berlangsung singkat dan tidak memerlukan rawat inap.
Setelah prosedur selesai, pasien dianjurkan untuk mengikuti pantangan setelah tanam benang wajah maupun hidung agar proses penyembuhan dan hasil perawatan tetap optimal.
Pantangan Setelah Tanam Benang Wajah & Hidung
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, terdapat pantangan yang harus Anda patuhi selama masa pemulihan.
Berikut beberapa pantangan setelah tanam benang wajah maupun hidung:
1. Sinar UV
Dilansir dari Yastrid, Anda perlu menghindari sinar UV setelah melakukan treatment tanam benang. Artinya, usahakan lindungi area wajah dari sinar matahari langsung.
Pantangan ini perlu Anda patuhi untuk 3 minggu pertama setelah treatment, agar benang punya cukup waktu dalam menyatu dengan kulit.
2. Obat-obatan & Suplemen
Selanjutnya, Anda harus menghindari konsumsi beberapa jenis obat-obatan yang memiliki efek mengencerkan darah dan mempengaruhi hasil tanam benang.
Selain obat, suplemen seperti vitamin E, omega 3, hingga ginkgo biloba juga harus dihindari.
3. Makanan Keras
Pantangan setelah tanam benang hidung maupun wajah yang satu ini berkaitan dengan bentuk wajah.
Baca Juga: KETAHUI BEDA FILLER DAN TANAM BENANG. INI YANG LEBIH BAIK!
Anda perlu menghindari makanan keras sebab mengunyahnya akan mempengaruhi struktur wajah dan tanam benang jadi kurang maksimal.
Solusinya, konsumsi makanan dengan tekstur lembut dan empuk saja terlebih dahulu.
4. Krim Malam
Anda yang menggunakan krim malam perlu menghentikan pemakaiannya dalam 1 hingga 2 hari pertama setelah melakukan prosedur tanam benang.
Tujuannya adalah menghindari kemungkinan iritasi ketika Anda menggunakan krim malam tersebut.
5. Air Hangat
Tanam benang akan memberikan efek lebam pada wajah. Pantangan setelah tanam benang wajah adalah tidak mencuci wajah dengan air hangat jika Anda ingin meredakan lebam.
Konsultasi kepada dokter spesialis Anda dulu agar lebih aman.
6. Perawatan Wajah
Apabila Anda rutin melakukan facial treatment menggunakan frekuensi radio, hentikan terlebih dahulu perawatan wajah tersebut dalam satu bulan pertama setelah tanam benang.
Sebab, frekuensi radio akan melarutkan benang yang ditanam pada kulit dan menggagalkan kinerja benang.
7. Junk Food
Anda sebaiknya menghindari junk food yang kurang kadar gizinya dan memperbanyak konsumsi protein.
Selain mempercepat pemulihan kulit, protein juga bisa membantu benang bertahan di dalam tubuh.
Selain itu, terdapat tambahan pantangan setelah tanam benang hidung yang bisa Anda hindari:
- Hawa panas
- Posisi tidur telungkup
- Merokok
- Minum alkohol
- Olahraga berat
Usahakan tidak melanggar pantangan tersebut dan mematuhinya hingga masa pemulihan selesai agar hasil tanam benang sesuai ekspektasi.
Risiko & Efek Samping Tanam Benang Wajah & Hidung

Seperti prosedur estetika lainnya, tanam benang memiliki potensi risiko dan efek samping yang perlu dipahami sebelum menjalani tindakan.
Pada sebagian besar kasus, efek samping yang muncul bersifat ringan dan sementara. Namun, tingkat risiko dapat berbeda pada setiap orang, tergantung kondisi kesehatan, jenis benang, serta teknik yang digunakan.
Oleh karena itu, pasien dengan kondisi medis tertentu atau riwayat alergi sebaiknya berkonsultasi secara menyeluruh dengan dokter sebelum prosedur.
Dilansir dari CNYS, beberapa reaksi yang dapat muncul setelah tanam benang antara lain:
- Pembengkakan ringan
- Memar di area tindakan
- Perdarahan ringan
- Rasa nyeri pada titik masuk benang
Pemantauan pasca-tindakan dan kepatuhan terhadap pantangan membantu menurunkan risiko komplikasi yang tidak diinginkan.
Baca Juga: WAJIB TAHU! INI BEDA TANAM BENANG DAN TARIK BENANG
Berapa Lama Hasil Tanam Benang Hidung Bertahan?
Hasil tanam benang hidung umumnya dapat terlihat setelah prosedur, meskipun pada awalnya masih disertai pembengkakan ringan.
Dalam beberapa minggu, bentuk hidung biasanya akan tampak lebih natural.
Perlu diketahui bahwa hasil tanam benang tidak bersifat permanen. Benang akan diserap tubuh secara bertahap, dengan daya tahan rata-rata sekitar 1–3 tahun, tergantung jenis benang dan kondisi kulit masing-masing pasien.
Apakah Tanam Benang Hidung Akan Hilang?
Ya, efek tanam benang hidung akan berkurang seiring waktu karena benang diserap oleh tubuh secara alami.
Meski demikian, proses pembentukan kolagen yang terjadi setelah tanam benang dapat membantu menjaga kekencangan kulit dalam jangka waktu tertentu, meskipun benang sudah tidak lagi berada di dalam jaringan.
Patuhi Pantangan Setelah Tanam Benang Agar Hasilnya Maksimal
Demikian berbagai efek samping tanam benang lengkap dengan pembahasan tentang pantangan setelah tanam benang wajah maupun pantangan setelah tanam benang hidung.
Agar hasilnya maksimal, Anda bisa melakukan prosedur tanam benang di klinik kecantikan terpercaya seperti Eterniskin.
Tersedia treatment tanam benang lengkap dengan treatment pendukung lainnya yang ditujukan untuk mengencangkan dan meremajakan kulit wajah.
Anda bisa menghubungi customer service Eterniskin untuk konsultasi lebih detail perihal tanam benang sebelum datang langsung ke kliniknya.
Konsultasikan rencana dan penanganan paling tepat jika muncul efek samping tanam benang lainnya dengan dokter Andreas, dokter spesialis kulit dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang perawatan kulit dan kecantikan. Tanya kami!
Sumber Referensi:
- Yastrid, diakses pada November 2024, What to Avoid After PDO Thread Lift
- Mint, diakses pada November 2024, PDO Thread Lift Complications and Minimizing Risks
- CNYS, diakses pada Februari 2026, Side Effects and Complications of Thread Lift for The Face





